Bocah Di Malang Dipukul Ibunya Karena Tak Paham Matematika
Di media sosial, beredar video yang menunjukkan seorang ibu tega menghajar anaknya sendiri.
Tampak ibu tersebut marah karena anaknya tidak mengerti saat diajari mata pelajaran matematika.
Emosi sang Ibu meluap dan keluar tak terkira.
Ia kemudian mencambuk anaknya beberapa kali menggunakan selang.
Tak hanya mencambuk, sang ibu juga mengigit tangan korban.
Selain itu, pelaku juga terus mengomel dengan nada tinggi.
Peristiwa itu terekam dalam video amatir.
Rekaman video diambil seseorang dari balik jendela.
Ia pun membagikan video kekerasan yang tak patut dicontoh ini ke media sosial.
Video berdurasi lebih dari 4 menit ini sontak saja viral.
Perempuan dalam video diketahui adalah MA, warga Desa Talok, Turen Malang.
Sedangkan bocah itu adalah anaknya.
Kejadian tersebut berlangsung saat MA mengajarkan matematika pada sang anak.
Kasatreskrim Polres Malang AKP Tiksanarto Andaru Rahutomo menjelaskan, beberapa orang yang terkait kasus ini telah diperiksa.
Polisi telah memeriksa ibu korban yang melakukan pemukulan, ayah korban serta tetangga mereka.
Andaru melihat dalam kasus ini, anak dan ibu saling menyayangi.
Bahkan ketika sang ibu diperiksa polisi, bocah berusia 8 tahun itu menangis.
Selain itu, kata Andaru, perbuatan tersebut bukan perilaku berulang.
Sehingga kasus ini tidak bisa disamakan dengan kasus kekerasan terhadap anak lainnya.
“Ini hal yang berbeda. Yang jelas bukan perilaku yang berulang,” ujar dia.
Polisi belum memutuskan apakah kasus ini harus ditangani secara hukum maupun diselesaikan secara kekeluargaan.
Menyusul viralnya video tersebut, polisi akan menyiapkan tim.
Observasi diperlukan untuk mengetahui apakah perbuatan tersebut masuk ranah tindak pidana atau emosi sesaat.
“Kami siapkan tim untuk turun ke sana bersama dengan Pak Kades untuk memonitor,” kata Kasatreskrim Polres Malang AKP Tiksanarto Andaru Rahutomo.
